pengelolaan perpustakaan sekolah

LAPORAN HASIL OBSERVASI
PELAKSANAAN MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SMPN 1 GODEAN
KECAMATAN GODEAN KABUPATEN SLEMAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Ditulis guna memenuhi tugas mata kuliah
MANAJEMEN PERPUSTAKAAN
Pengampu LIA YULIANA,M.Pd

Oleh
Dewi Piliyanti (08101244003)

JURUSAN ADMINISTRASPENDIDIKAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2010

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan atas berkat rahmat serta hidayahNya.Sehingga kami dapat menyusun laporan hasil obeservasi tentang pelaksanaan Manajemen perpustakaan di SMPN 1 Godean,dengan tidak melampaui batas waktu yang di berikan .Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu tugas mata kuliah Manajemen Perpustakaan,dibawah pengampuan ibu Lia Yuliana,M.pd.

Kami menyadari bahwa makalah ini belum dapat dikatakan sempurna ,oleh karma itu kami mengharap kritik dan saran yang membangun agar kami dalam mengerjakan tugas selanjutnya kami dapat menyelesaikannya dengan lebih baik.

Demikian sedikit pengantar kata dari kami ,kami berharap semoga hasil laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Yogyakarta,30 Mei 2010

Penyusun

iii
DAFTAR ISI

HalamanJudul……………………………………………………………………………i
Halaman pengesahan………………………………………………………………..ii
Kata pengantar………………………………………………………………………iii
Daftar isi……………………………………………………………………………iv
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang…………………………………………………………………1
B. Rumusan masalah……………………………………………………………..2
C. Tujuan penulisan…………………………………………….…………………2
D. Manfaat penulisan……………………………………………………………..3

BAB II KAJIAN TEORI
A. Konsep dasar Perpustakaan…………………………………………………..5
B. Sejarah perustakaan…………………………………………………………..6
C. Organisasi perpustakaan………………………………………………………8
D. Pengadaan bahan pustaka……………………………………………………10
E. Pengolahan koleksi perpustakaan……………………………………………11
F. Pelengkapan bahan pustaka………………………………………………….14
G. Penaturan dan pemeliharaan buku……………………………………………15
H. Pelayanan pembaca…………………………………………………………..16
I. Jam perpustakaan…………………………………………………………….24
J. Ruang dan perlengkapan perpustakaa……………………………………….25
K. Manajemen sumberdaya prpustakaan……………………………………….26
L. Promosi perpustakaan………………………………………………….……27
M. Pembinaan minat baca………………………………………………………28
N. Pelestarian dan perawatan perpustakaan…………………………………….29
BAB III HASIL OBSERVASI
1. Tujuan dan fungsi perpustakaan……………………………..………30
2. Organisasi perpustakaan………………………………………..……30
iv

3. Pengadaan bahan pustaka……………………………………………31
4. Pengolahan koleksi perpustakaan……………………………………..32
5. Pelengkapan bahan pustaka………………………………………….33
6. Penaturan dan pemeliharaan buku……………………………………34
7. Pelayanan pembaca…………………………………………………..35
8. Jam perpustakaan…………………………………………………….40
9. Ruang dan perlengkapan perpustakaa………………………………..40
10. Manajemen sumberdaya prpustakaan………………………………..42
11. Promosi perpustakaan………………………………………………..42
12. Pembinaan minat baca……………………………………………….43
13. Pelestarian dan perawatan perpustakaan…………………………….43
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan………………………………………………………………..…44
B. Saran…………………………………………………………………………45
DAFTAR PUSTAKA

V

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Seiring dengan berkembangnya zaman ,ilmumpengetahuan dan teknolagi juga mengalami perkembangan yang pesat terutaam di era globalisasi ini.Untuk itu perlu adanya upaya untuk meningkatkan mutu atau kualitas sumberdaya manusia untuk dapat bersaing di era globalisasi ini.Salah satu upaya ynga dapat kita lakukan yaitu dengan memenuhi sarana dan prasarana untuk menunjang proses pembelajaran di Sekolah,yaitu dengan mendirikan perpustakaan Sekolah.

Perpustakaan bertugas melayani masyarakat pengguna jasa perpustakaan yang membutuhkan suatu informasi mengenai ilmu pengetahuan ataupun hal-hal yang dibutuhkan oleh pengguna.

Sebagaimana dari fungsi dan tujuan perpustakaan yaitu membantu pengguana perpustakaan dalam memperoleh suatu informasi,diperlukan pengelolaan perpustakaan yang efektif seningga dapat memberikan pelayanan yang baik kepada pengguna perpustakaan.Selain itu pengelolaan perpustakaan yang baik juga dapat melestarikan bahan-bahan pustaka yang ada.Terjaganya b koleksi di perpustakaan akan memudahkan bagi penggunaannya.

1

B. Rumusan Masalah
1. Apakah tujuan dan fungsi perpustakaan di SMPN 1Godean?
2. Bagaimana pengorganisasian yang ada di SMPN 1 Godean?
3. Bagaimana cara pengadaan bahan-bahan pustaka yang ada di SMPN 1 Godean?
4. Bagaimana pengelolaan koleksi perpustakaan di SMPN 1 Godean?
5. Apa saja perlengkapan yang ada di Perpustakaan SMPN 1 Godean?
6. Bagaimana pengaturan dan pemeliharaan bahan pustaka di SMPN 1 Godean?
7. Bagaimana mekanisme pelayanan pembaca yang ada di SMPN 1 Godean?
8. Kegiatan apa sajakah yanga ada pada jam perpustakaan di SMPN 1 Godean?
9. Bagaimana pengaturan dan apa saja perlengkapan yang ada di perpustakaan SMPN 1 Godean?
10. Bagaimana pengelolaan sumberdaya yang ada di perpustakaan SMPN 1 Godean?
11. Bagaimana bentuk promosi perpustakaan di SMPN 1 Godean?
12. Bagaimana cara pembinaan yang dilakukan oleh petugas perpustakaan untuk meningkatkan minat baca siswa?
13. Bagaimana cara pelestarian dan perawatan perpustakaan di SMPN 1 Godean?
C. Tujuan penulisan
1. Mengetahui tujuan dan fungsi perpustakaan di SMPN 1 Godean.
2. Mengetahui pengorganisasian yang ada di SMPN 1 Godean.
3. Mengetahui mekanisme dalam pengadaan bahan-bahan pustaka yang ada di SMPN 1 Godean.
4. Mengetahui mekanisme pengelolaan koleksi perpustakaan di SMPN 1 Godean
5. Menetahui perlengkapan yang ada di perpustakaan di SMPN 1 Godean
6. Mengetahui pengaturan dan pemeliharaan bahan pustaka di SMPN 1 Godean.
2
7. Mengetahui Bagaimana cara pengaturan dan pemeliharaan bahan pustaka di SMPN 1 Godean.
8. Mengetahui mekanisme pelayanan pembaca yang ada di SMPN 1 Godean.
9. Mengetahui kegiatan yanga ada pada jam perpustakaan di SMPN 1 Godean.
10. Mengetahui Bagaimana pengelolaan sumberdaya yang ada di perpustakaan SMPN 1 Godean
11. Mengetahui bentuk promosi perpustakaan di SMPN 1 Godean.
12. Mengetahui cara pembinaan yang dilakukan oleh petugas perpustakaan untuk meningkatkan minat baca siswa.
13. Mengetahui cara pelestarian dan perawatan perpustakaan di SMPN 1 Godean.

D. Manfaat Penulisan
1. Bagi Sekolah
Dengan adnya penulisan ilmiyah ini diharapkan perpustakaan di SMPN 1 Godean,lebih optimal dalam mengelola perpustakaan sehingga dapat memberikan layana kepada siswa dengan baik.selain itu tujuan perpustakaan dapat tercapai sebagaiman mestinya.
2. Bagi Kepala Sekolah
Kepala Sekolah mengetahui bagaimana pengelolaan perpustakaan yang baik,dan dan mengetahui bagaimana antusias siswa untuk berkunjung ke perpustakaan,dan sejauh mana pelayana perpustakaan berjalan.sehingga kepala Sekolah dapat mengambil tindakan untuk memajukan pengelolaan maupun pelayanan kepada siswa.
3. Bagi Guru
Membantu guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran,baik ketersediaan materi maupun koleksi yang sesuai dengan dengan bidang studi yang diampu oleh masing-masing guru,maupun ketersediaannya referensi untuk mengerjakan tugas siswa.
3
4. Bagi Jurusan Manajemen Pendidikan
Manfaat bagi jurusan AP adlah jurusan dapat mengembangkan materi perkuliahan manajemen perpustakaan sesuai dengan perkembangan zaman .Selain itu dapat mengetahui bagaimnan proses pengelolaan perpustakaan yang ada di lapangan,sehingga dapat menciptakan inovasi baru dalam pengembangan teori manajemen perpustakaan.

4
BAB II
KAJIAN TEORI

A. KONSEP DASAR PERPUSTAKAAN
1. Pengertian Perputakaan
Perpustakaan merupakansuatu unit kerjayang berupa tempat penyimpanan koleksi bahan pustaka yang diatur secara berkisinambungan bagi pemakainya sebagai sumber informasi.(meliana bustari;2000;2)
2. Tujuan dan Manfaat Perpustakaan Sekolah
Perpustakaan bertujuan membantu masyarakat pemakainya dalam mendapatkan informasi,tambahan ilmu pengetahuan dan keterampilan,belajar secara mandiri dan berekreasi secara rohaniah.
3. Fungsi Perpustakaan
a. Sunber informasi
b. Sumber ilmu pengetahuan
c. Sumber belajar
d. Sumber rekreasi (Meilina.2000:3)
4. Jenis-Jenis Perpustakaan
a. Pepustakaan nasional
Perpustakaan nasional merupakan integrasi perpustakaan Musium Pustakaan Nasional,perpustakaan sejarah politik dan social,pepustakaan depdigbud,dll.
b. Perpustakaan umum
Perpustakaan umum merupakan perpustakaan yang mempunyai tugas melayani masyarakat tanpa membedakan tingkat usia,tingkat social,tingkat pendidikan,dsb
c. Perpustakaan khusus
Pepustakaan khusus mempunyai tugas melayani suatu kelompok khusus yang memiliki kebutuhan dan minat terhadap bahan pustaka dan informasi.
d. Perpustakaansekolah
Perpustakaan sekolah adalah pepustakaan yang ada di sekolah sebagai sarana pendidikan untuk menunjangpencapaian tujuan pendidikan di sekolah.
5
e. Perpustakaan perguruan tinggi
Pepustakaan perguruan tinggi adalah suatu unsure penunjang yang merupakan perangkat kelengkapan di bidang pendidikan,penelitian,dan pengabdian pada masyarakat.(Meliana bustari;2000;4)

5. Mendirikan Perpustakaan
Susunan rancangan dalam pendirian perpustakaan yaitu:
a. Latar belakang pendirian perpustakaan
b. Rencana personalian perpustakaa
c. Struktur oraganisasi perpustakaan
d. Cara pencarian dana dan pembinaan perpustakaan
e. Modal hang sudah tersedia.(Ibrahim bafadal.1991:17)

B. SEJARAH PERPUSTAKAAN
1. Sejarah Perpustakaan di Negara Barat
Periode sebelum masehi
Kebudayaan perpustakaan di rintis zaman kejayaan Arab(3750 sm)yang berupa pahatan ukir-ukiran lambing informasi ke dinding bangunana monument,dan tempat-tempat peringatan untuk menunjuk keagungan raja-raja yang di buat dengan skrip dalam bentuk gambar-gambar yang berfungsi koleksikuno.
Perpus di Eropa dirintis kaum Sumeria,dengan karya-karya dibidang social,plitik,filsafat,dan sastra berupa hymne,pesembahyangan,upacara keagamaan,legenda suci maupun bentuk magic lainnya.Karya yang di tulis dalam lempengan tanah liat dikumpulkan di kota Lagash (Perancis).
Masa Yunani,koleksi dengan huruf alphabet meski masih memakai Papyrus,ada di perpustakaan Alexsandria di Arab(raja pergamum) 250sm.Dalam perkembangannya banyak prpustakaan pribadi berkembang sebagai symbol keagungan dan kekayaan.
Periode permulaan sesudah masehi
Penjajahan bangsa Romawi membawa pengaruh terhadap perkembangan
6
perpustakaan antara laian di Negara Cyprus,Afrika,Yunani,dan Asia kecil.Di Roma didirikan perpustakaan Vipian,yang kebanyakan berisi karya bangsa Yunani.Saat itu pula telah berkembang perpustakkan umum kurang lebih 25 buah.

Periode abad pertengahan
Kerajaan Romawi runtuh,pusat pemerintahan pindah ke constantinopel dan perpustakaan juga di pindahkan yang koleksinya berisi karya-karya bahasa latin,religius Kristen,untuk kepentingan politik dan kebudayaan Eropa barat dan Eropa timur.Pada zama Renaisance,perpustakaan yang terkenal adalah perpustakaan San Marco,yang koleksinya meliputi ilmu kedoktera dan latin klasik.

Periode abad XVII
Pada abad ini perpustakaan sudah berkembang pesat dan di jadikan untuk mengembangakan ilmu pengetahuan,bukan hanya untuk melestarikan karya orang pintar.Mulai bermunculan perpustakaan nasional di Eropa,antara lain Divssion state library di Berlin.(meilina.2000:6)

2. Sejarah perpustakaan di Indonesia
Pada zaman ordee baru (1966-sekarang)perpustakaan di masukkan sebagai salah satu aspek yang harus dikembangkan sejak pelita I.Hasilnya antara lain didirikan perpustakaan nasional pada tanggal 17 mei 1980. Perpustakaan wilayah P dan K,proyek pengadaan buku untuk perpustakaan umum,perpustakaan sekolah,perpustakaan perguruan tinggi,dan perpustakaan khusus lainnya. (Meilina.2000:7)

7
C. ORGANISASI PERPUSTAKAAN
1. Konsep Dasar Organisasi Perpustakaan
Organisai perpustakaan merupakan rangkaian kegiatan mengelompokkan pekerjaan serta orang yang akan mengerjakan perpustakaan tsb.Menetapkan tugas wewenan dan tanggungjawab dari masing-masing individu dan menetapkan hubungan antar unit-unit kerja untuk mencapai tujuan dari perpustakaan sekolah.
Unsure-unsur organisasi perpustakaan
f. Unsur BP3 sebagai unsure mitra kerja
g. Kepalasekolah sebagai tanggungjawab
h. Guru di tunjuk sebagai pengelola pelaksana harian

2. Struktur organisai perpustakaan
Strutur organisasi merupakan suatu gambaran kedudukan setiap kegiata keja dalam keseluruhan organisasi perpustakaan(meilina,2000:25)
Proses organisasi perpustakaan
Menentukan tujuan perpustakaan sekolah.
1. menentukan tugas pokok perpustakaan;meliputi:
a. Menghimpun bahan pustaka
b. Mengolah dan merawat bahan pustaka
c. Menyediakan koleksi bahan pustaka yang sudah selesai diolah dan memberi
layanan kepada masyarakat yang akan memanfaatkan perpustakaa
2. membuat rincian kegiatan perpustakaan;meliputi:
a. memilih bahan pustaka
b. membuat daftar pustaka yang telah dipilih
c. memesan bahan pustak
d. membuat surat pemesanan
e. menyeleksi bahan pustaka
f. membeli bahan pustaka
g. memeriksa bahan pustaka
h. mencatat bahan pustaka
8
i. membayar
j. mengklasifikasimembuat catalog
k. menggandakan kartu catalog
l. menyusun kartu catalog
m. memberi lebel bahan pustaka
n. menata bahan pustaka di rak
o. membuat dan memasang rambu-rambu di perpustakaan
p. mengatur dan menata perabotan perpustakaan
q. melaksanaan pelayaan kepada masyarakat
(meilina.2000:27)

3. pengelompokkan kegiatan kerja;meliputi:
a. Kelompok pekerja pengelolaan
b. Kelompok pekerjaan teknik
c. Kelompok pekerjaan pelayanan
d. Kelompok pekerja administrasi.(meilina;2000:23)
3. Tenaga Perpustakaan
Tenaga kerja perpustakaan adalah pegawai yang bertugas pokok melaksanakan tugas kegiatan kerja perpustakaan sehingga perpustakaan berfungsi sebagaimana mestinya.(meilina;2000:26)

Adapun persyaratan yang harus dimiliki yaitu:
Syarat umum :mempunyai minat di bidang kegiatan perpustakaan,suka bekerja,tekun,teliti,dan rajin.
Syarat khusus:syarat pendidikan,petugas perpustakaan hendaknyamempunyai latar belakang di bidang perpustakaan,yang biasnya disebut pustakawan.
Adapun bidang kegiatan pustakawan meliputi:
a. Pendidikan
b. Pelaksanaan perpus
c. Pemasyakatan perpustakaan
d. Pengembangan provesi
e. Penunjang perpustakaa
9

D. PENGADAAN BAHAN-BAHAN PUSTAKA

1. Pengertian
Pengadaan bahan pustaka merupakan mengusahakan bahan-bahan pustaka yang belum dimiliki perpustakaaan sekolah serta penambahan bahan pustaka yang masih kurrang.(ibrahim bafadal.2008:25)

2. Proses pengadaan bahan pustaka
Pemesanan dan penerimaan bahan pustaka merupakan kegiatan awal yang harus dilakukan dari serangkaian kegiatan di perpustakaan. Bahan pustaka terdiri dari bermacam-macam yaitu buku, reprint, laporan penelitian, majalah, slide, video, film skrip, mikrofish, mikrofilm.
Bahan pustaka yang diterima oleh perpustakaan dapat berasal dari pembelian, tukar-menukar maupun sebagai hadiah dari perpustakaan/lembaga atau organisasi lain. Penerimaan merupakan kegiatan pemeriksaan terhadap fisik bahan pustaka yang diterima agar benar-benar sesuai dengan pesanan perpustakaan, baik mengenai judul, pengarang, jumlah buku, kondisi fisik, ada tidaknya yang sobek dan lain-lain. Bahan nonbuku merupakan bahan pustaka yang perlu penanganan khusus dalam pengelolaannya mulai dari pemilihan, pengadaan, pengolahan, penyimpanan, maupun dalam pelayanannya.
Untuk melakukan pengadaan bahan nonbuku diperlukan seleksi terlebih dahulu. Dalam melakukan seleksi, bahan pustaka tersebut perlu dievaluasi mana yang baik isi maupun fisik bahan pustaka tersebut. Ada beberapa kriteria umum yang perlu dipertimbangkan dalam melakukan seleksi bahan nonbuku yaitu :
a. kualitas isi,
b. kualitas teknis,
c. kualitas fisik, dan
10
d. distributor/produser.
Untuk melakukan seleksi diperlukan alat bantu seleksi baik yang berfungsi sebagai alat seleksi, di mana terdapat tinjauannya ataupun berfungsi sebagai alat verifikasi dan identifikasi.
Ada bermacam-macam alat bantu seleksi yang khusus digunakan untuk menyeleksi bahan tertentu misalnya kaset musik ataupun kaset nonmusik, film yang biasanya berguna, slide dan filmstrip, video, dan bahan pustaka lainnya.
Alat bantu seleksi yang dicontohkan pada umumnya berasal dari luar negeri yaitu Inggris dan Amerika. Hal ini disebabkan di Indonesia belum ada pengawasan bibliografi untuk bahan nonbuku.
Setelah kita melakukan seleksi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan dengan alat bantu, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pengadaan. Seperti halnya buku atau majalah pengadaan dapat dilakukan dengan cara pertukaran pembelian dan hadiah.
Pembelian bahan nonbuku pada umumnya melalui produsen ataupun distributor, karena belum banyak terdapat jobber atau penyalur seperti pada pembelian buku. Sistem pemesanan ada yang dilakukan dengan approval plan, blanket order, ataupun standing order. (http://perpustakaan.upi.edu/index/php?option=com)

E. PENGOLAHAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN
1. Pengertian

Pengelolaan buku perpustakaan berarti suatu proses kegiatan kepustakaan yang meliputi kegiatan mulai dari pengolahan sampai dengan pelayanan pengguna perpustakaan.kegiatan pengolahan bahan pustaka adalah suatu kegiatan yang meliputi kegiatan menginventaris buku,pengklasifikasian, pembuatan catalog, penyelesaian dan penyusunan dirak buku.
11
Yang dimaksud dengan pengolahan bahan pustaka adalah kegiatan yang meliputi inventaris,katalogisasi, klasifikasi, penyelesaian dan penyusunan dirak buku. (Ibrahim bafadal.1992.135)

2. Inventarisasi

Bahan pustaka baik buku maupun majalah,Koran atau yang lainnya yang telah datang diperpustakaan perlu diolah sedemikian rupa sehingga lebih berdaya guna bagi sipemakai.adapun langkah menginventarisasi buku adalah sebagai berikut:
a. Pemberian stempel buku.
Semua buku yang sudah masuk diperpustakaan perlu dibubuhi stempel.tempat – tempat yang perlu dibubuhi stempel yaitu : dibalik halaman judul,bagian tengah halaman, bagian yang tidak ada tulisan atau gambar, pada halaman akhir dan pada halaman yang dianggap rahasia.
Stempel itu ada bermacam – macam ada stempel Inventaris, stempel
identitas perpustakaan.
Stempel Inventaris dibubuhkan dibalik halaman judul yang memuat nama perpustakaan, kolom tanggal, serta nomor inventaris.sedangkan stempel identitas perpustakaan berisi nama perpustakaan yang bersangkutan.
Stempel ini dibubuhkan pada halaman tertentu sedapat mungkin tidak
menggenggu informasi yang terdapat didalam buku.
b. Pemberian Nomo Buku
Setiap buku yang akan menjadi koleksi perpustakaan yang akan disusun dirak buku harus diberikan nomor.pemberian nomor tidak hanya nomor induk saja,tetapi juga pemberian nomor berdasakan klasifikasi ( Call Number ). Nomor induk adalah nomor urut buku yang sudah ada dari nomor satu sampai nomor terakhir ditempatkan pada halaman judul. Nomor induk terakhir menunjukan nomor buku.
12
Adapun hal – hal yang dicatat dalam buku induk adalah sebagai berikut:
1) Kolom tanggal
2) Kolom nomor induk
3) Kolom nama pengarang
4) Kolom judul Buku
5) Kolom Penerbit
6) Kolom Tahun terbit
7) Kolom harga buku
8) Kolom sumber
9) Kolom jumlah halaman
10) Kolom keterangan.
(Ibrahim bafadal.2008.137)

3. Katalogisasi
Salah satu hal penting dalam pengolahan buku adalah Katalogisasi. Aktivitas pengolahan bahan pustaka terdiri dari pengkatalogan diskripyif, klasifikasi dan penetuan tajuk subyek.
Catalog dapat disajikan dalam bentuk kartu, buku, lembaran lepas, maupun on line
Buku pedoman yang dipakai antara lain :
a. Buku pedoman pengkatalogan deskriptif dapat digunakan
peraturan katalogisasi Indonesia.
b. Buku pedoman klasifikasi dapat digunakan terjemahan ringkasan
klasifikasi Idewey dan Indek relative.
c. Buku pedoman penentuan tajuk subyek dapat digunakan tajuk
subyek untuk perpustakaan.
Adapun jenis katalog itu adalah:
a. Katalog pengarang
b. Katalog judul
c. Katalog subyek.
Unsur – unsure yang perlu dicantumkan pada penulisan katalog :
a. Tanda buku ( nomor buku, tiga huruf nama pengarang, satu hurup
judul buku )
b. Nama pengarang.
13
c. Judul buku
Judul buku ditulis sesuai dengan apa yang tertera dihalaman judul .
d. Edisi.
Diisi khusus buku – buku yang mengalami penyuntingan kembali
untuk penulisan ditulis Ed.ke-2 dan seterusnya.
e. Penerbitan.
Dicantumkan tempat terbit, penerbit dan tahun terbit. Cantoh
Jakarta : Balai pustaka, 1998.
f. Deskripsi fisik yang meliputi jumlah halaman, gambar, jilid,
ukuran buku. (Ibrahim bafadal.2008.138)

4. Klasifikasi.
Klasifikasi adalah pengelompokan buku berdasarkan subjek buku. Pada langkah ini buku – buku yang sejenis akan terkumpul dalam satu kelompok. Dengan adanya klasifikasi pada perpustakaan pelayanan diperpustakaan dapat dilaksanakan dengan mudah, cepat dan tepat. System klasifikasi persepuluhan Dewey yang dipakai pada perpustakaan sekolah dewasa ini mengelompokkan seluruh cabang pengetahuan menjadi sepuluh kelas atau golongan masing – masing menggunakan 3 angka dasar. (Ibrahim bafadal.2008:138)

F. PERLENGKAPAN BAHAN PUSTAKA

Pada tahap penyelesaian ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk
melengkapi koleksi buku, adapun langkah itu antara lain :
a. memberi kantong buku.
Kantong buku dibuat dari kertas yang agak tebal dengan ukuran 7 dan 9 Cm pada kantong dicantumkan nama pengaran, judul buku, nomor klasifikasi. Kantong tewrsebut diletakan pada kulit buku bagian belakang.
b. Kartu buku.
Kartu buku dibuat dari kertas manila berukuran 6 X 10 Cm dalam kartu buku dicantumkan keterangan tentang nama pengarang, judul, nomo, nama peminjam, tanggal kembali.m kartu buku dimasukan pada kantong buku.
14
c. Lembaran Tanggal Pengembalian
Lembaran ini dibuat dari kertas biasa. Ditempatkan pada halaman belakang buku dan diusahakan agar tidak mengganggu teks atau ilustrasi buku.
d. Tanda Buku.
Tanda buku ditulis pada secarik kertas dengan ukuran 2 X 4 Cm. kertas tersebut ditempelkan pada bagian bawah punggung buku yaitu 3 Cm. ditepi bawah buku. adapun yang dicantumkan adalah call number.
Buku – buku yang telah diolah secara lengkap kemudian disusun dirak buku berdasarkan pengelompokannya sehingga pada saat pengguna perpustakaan membutuhkan sebuah buku maka akan lebih mudah untuk mencarinya. (Ibrahim bafadal.2008.140)

G. PENGATURAN DAN PEMELIHARAAN BUKU

a. Persiapan
Untuk mempermudah pelayanan sirkulasi,sebelum buku disusun didalam rak buku,terlebih dahulu ada persiapan yang dilakukan oleh petugas perpustakaan yaitu buku dilengkapi dengan label buku,kartu buku beserta kantongnya,dan slip tanggal atau lembar pinjam.
b. Penyusunan
Setelah buku-buku perpustakaan didaftar dan di inventaris ke dalam buku induk,diklasifikasi,dibuatkan catalog dilengkapi dengan label buku ,kartu buku beserta kantongnya,slip tanggal dan sudah di sampul.Hal berikutnya yang dilakukan olh petugas perpustakaan yaitu menyusun buku-buku di rak atau almari buku.Buku-buku disusun menurut klasifikasi golongan buku dan diurutkan berdasarkan tingkatan kelas.Untuk buku-buku fiksi disusun dikelompokkan menjadi satu begitu pula majalah,buku referensi,ataupun kliping.

15
c. Pemeliharaan buku
Dalam rangka memelihara bahan-bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan.Petugas biasanya melakukan dua kegiatan yaitu:
1) Mencegah kerusakan
Untuk mencegah terjadinya kerusakan pada buku –buku ,hal yang dilakukan oleh petugas yaitu dengan membersihkan buku dari buku dari debu,sehingga terjaga kebersihannya dan supaya terhindar dari serangga dan jamur buku diberi kapur barus.Untuk mencegah kelembapan ventilasi atau jendela perpustakaan dibuka sehingga sinar matahari dapat masuk ke dalam ruangan.Selain itu buku-buku diberi sampul agar tadak mudah sobek dan kotor.
2) Perbaikan buku
Usaha-usaha yang dilakukan oleh petugas perpustakaan untuk memperbaiki buku yang rusak disesuaikan dengan jenis kerusakanbuku tsb.Cara yang digunakan misalnya:
a) Menjilid buku yang jilidannya rusak;
b) Memperbaiki buku yang robek dengan menyambung kembali,atau memfotokapi halam yang sobek kemudian ditempel.
c) Menjilid buku yang jilidannya rusak
(Ibrahim bafadal.2008:113)

H. PELAYANAN PEMBACA

1. Pengertian Layanan Perpustakaan
Layanan perpustakaan merupakan semua kegiatan yabg ditujukan untuk menyiapkan segala sarana untuk mempermudah perolehan informasi
atau bahan pustaka yang dibutuhkan oleh pemakai perpustakaan.
(http://massafo.wordpress.com/2008/01/17/pelayanan-perpustakaan-bag-1/)
2. Macam-Macam Pelayanan Perpustakaan
Layanan diperpustakaan secara teknis terbagi kedalam 3 kategori
16
i. Layanan TeknisLayanan ini biasanya berupa pengadaan dan pengolahan bahan pustaka, serta menginformasikan bahan pustaka yang telah diolah, serta ketersediaan berbagai fasilitas penunjang lainnya.
j. Layanan Pemakai Biasanya layanan yang berhubungan langsung dengan pengguna perpustakaan yaitu: Sirkulasi, Skirpsi, Referensi, Reserve, OPAC, Internet, Multi Media dan lain sebagainya
k. Layanan AdministrasiLayanan Administrasi terdiri dari dua kategori, yaitu layanan untuk administrasi perpustakaan/staf perpustakaan dan administrasi untuk pengguna perpustakaan, jenis layanan biasa nya berupa surat menyurat dan pengarsipan dokumen.
(http://perpustakaan.upi.edu/index/php?option=com)
3. Syarat-Syarat Layanan Bahan Pustaka
Agar tujuan dapat tercapai yang perlu diperhatikan syara-syarat layanan meliputi:
a. Pencatatan kegiatan itu dapat dilakukan secara teratur;
b. Prosedur yang dianut sederhana;
c. Pekerjaan dapat dilakukan deangan cepat dan mudah;
d. Keamanan koleksi dapat dijaga dengan baik;
(http://massafo.wordpress.com/2008/01/17/pelayanan-perpustakaan-bag-1/)

4. Unsur-Unsur Layanan
Unsure-unsur layanan meliputi:
a. Fasilitas yaitu kemudahan berupa sarana prasarana yang tersedia
b. Petugas yaitu orang yng menghubungkan bahan koleksi dengan pengguna perpustakaan
c. Pemakai perpustakaan yaitu orang yang membutuhkan informasi dari berbagai kalangan.
(http://massafo.wordpress.com/2008/01/17/pelayanan-perpustakaan-bag-1/)

17
5. Konsep dasar layanan pembaca
a. Layanan sirkulasi
Layanan sirkulasi merupakan kegiatan pengederan koleksi pustaka baik untuk di baca di dalam perpustakaan maupun diluar perpustakaan (Shahrial;rusina,2000.97)
Kegiatan meliputi:
1) Menyelenggarakan administrasi peminjaman sesuai dengan system layanan
2) Menyedikan bahan pustaka sesuai dengan kebutuhan pangunjung
3) Menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan bahan pustaka
4) Mengadakan pengawasan koleksi
5) Menyusun kembali bahan pustaka yang telah di gunakan ke dalam rak
6) Membuat laporan kegiatan sirkulasi

http://massafo.wordpress.com/2008/01/17/pelayanan-perpustakaan-bag-1/)

Hal-hal pokok pada layanan sirkulasi,meliputi:
1) Perturan,tatatertib
2) Keanggotaan
3) Pelayanan peminjaman
4) Surat teguran
5) Sanksi terlambat
6) Daftar pemakai
7) Statistic harian,bulanan,dan tahunan,
8) Pemeliharaan koleksi
9) Penyiangan koleksi

10) Inventarisasi da laporan .(Mudhoffir:57)

b. System pelayanan sirkulasi
sistem pelayanan sirkulasi di bagi menjadi dua,yaitu:
1) System layanan terbuka
System layanan terbuka merupakan system dimana pemakai diberikan kebebasan untuk mencari baha koleksi yang dibuthkan.
Kelebihan system terbuka
a) Pengunjung bebas memilih bahan pustaka yang dibutuhkan;
18
b) Jika buku yang dikehendaki tidak ada dapat memilih buku yang lain;

c) Dapat menimbulkan daya rangsang untuk membaca buku yang tersedia;
d) Lebih menyenangkan melihat-lihat buku daripada mencarinya lewat kartu katalog; .(Mudhoffir:58)
Kekurangan system terbuka:
a) Susunan buku di rak kurang terpelihara
b) Pengguna sering menyalahgunakan ,sehingga ada buku yang hilang atau robek
c) Petugas haus sering menata buku
d. Perlu pengawasan dari petugas,tanpa menimbulkan kesan mencurigakan.(Mudhoffir:59)

2) System layanan tertutup
System layanan tertutup merupakan sistemdimana para pengguna tidak diijinkan memasuki ruang koleksi perpustakaan,jika membutuhkan buku pengunjung mencatat identitas buku yang dibutuhkan untuk diberikan pada petugas.
Kebaikan system tertutup:
f. Susunan buku dlam rak terjaga kerapiannya
g. Pengontrolan buku lebih mudah
h. Tidak diperlukan petugas khusus yang mengawasi pengunjung
Kekurangan system tertutup
a. Alternatif melihat buku dan memilih subyek berbeda
b. Memilih lewat catalog tidak menyenangkan.(Mudhoffir:59)

19
c. System peminjaman
System peminjaman untuk perpustakaan antara lain:
1) Sistem buku besar
Berbentuk buku harian ,setiap lembar tempat pencatatan data peminjam,nomor urut sebagai nomor anggota.Pada kolom-klom:tanggal pinjam,nama pengarang,judul buku,nomor pustaka,tanggal kembali,uang sewa,serta keterangan lain. .(Mudhoffir:60)
2) Sistem slip
Sistem ini adalah peminjam menggunakan slip kertas lembar yang berisi:tnggal kembali,nama,alamat,judul buku,pengarang,tanggal peminjaman.Cara peminjaman :tiap pengunjung mengisi slip sebagai bukti bahwa koleksi tersebut dipinjam.Setelah selesai maka disusun kembali dalam kotak slip.Apabila pengunjung mengembaliakan buku slip tersebut dikembalikan kepada peminjam atau dimusnahkan.
3) Sistem kantong
Sistem kantong adalah peminjaman menggunakan kantong kartu anggota.Setiap anggota akan menerima kantong yang memuat tentang:
a) Nomor maggot
b) Nama
c) Alamat
d) Masa berlakunya
Kantong kartu berfungsi untuk menyimpan kartu buku,pada saat pemakai menggunakan hak peminjanya.
Cara peminjaman :
setelah kartu buku diambil oleh peminjam dan menuliskan identitasnya,maka kartu buku dimasukkan kedalam kantong dan diserahkan kepada pemiliknya.
20
apabila kantong sudah tidak ada dikotak maka anggota tidak punya pinjaman.
4) Sistem kartu
Sistem kartu masih dianggap paling paling baik dari sistem lainnya. Perlengkapan system kartu yaitu:
a) Kartu anggota
b) Kartu peminjam
c) Kartu buku
d) Kantong kartu buku
e) Slip tanggal kembali(Noerhayati.1988:17)

d. Sistem pengembalian
1) Perlengkapan yang dibutuhkan
a) Kartu buku
b) Kantong peminjama
c) Kotak kantong peminjaman
d) Cap tanggal dan bantalan cap(Meilina bustari.2000:50)
2) Cara mengerjakan
a) Peminjam datang ke bagian sirkulasi dengan membawa buku yang akan dikembalikan;
b) Petugas menerima dan memeriksa tanggal harus dikembalikan yang sudah tertera;
c) Petugas mengambil kantong peminjaman sesuai dengan nomor anggota yang tetera pada lembar tanggal;
d) Bila tidak bermasalah.petugas mengambil kartu buku sesuai dengan kantong peminjaman;
e) Kembalikan kartu buku kekantong kartu buku,kemudian diletakkan dalam tempat yang tersedia
f) Kantong peminjaman di kembalikan ketempat semula.(Meilina.2000:50)

21
3) Pemberian sanksi
Sanksi diberikan kepada para pemakai yang melanggar kedisiplinan dalam meminjam buku,yaitu:
a) Sanksi denda,biasanya berupa uang.sanksi diberikan langsung kepada pemakai.
b) Sanksi administrative,misalnya tidak boleh meminjam koleksi perpustakaan dalam waktu tetentu.sanksi ini diusulkan kepad kepala perpustakaan agar diberikan sanksi.
c) Sanksi akademik,misalnya berupa [embatasan dalam kegiatan belajar. Diusulkan kepada kepala perpustakaan untuk diteruskan kepad kepala sekolah.(Meilina bustari.2000:51)

4) Penagihan
Cara melakukan penagihan,yaitu:
a) Mengecek peminjaman dari kartu buku yang ada dalam kantong buku peminjaman;
b) Pemaki kedapatan terlambat,belum mengembalikan dicatat identitasnya dan juga tanda buku yang belum dikembalikan;
c) Kemudian ditempel pada papan pengumuman untuk diketahui dan ditanggapi.(Meilina bustari.2000:52)
5) Pemberian bebas pinjam
Pemberian keterangan bebas pinjam diberikan kepada para pemakai yang akan keluar ataupun lulus.(Meilina bustari.2000:52)
e. Statistic pengunjung/peminjam
Statistik pengunjung dan peminjam buku untuk mengetahui seberapa jauh pelayanan perpustakaan.Terdapat dua model statisti,yaitu:
1) Model statistic harian.Untuk mengetahui jumlah peminjam dilakukan denga dua cara yaitu:menghitung jumlah kartu buku yang dikelompokkan menurut nomor golongannya dan menggunakan lembar peminjaman tersendiri yang dapat dibuat dengan kertas tipis,sedangkan untuk mengetahui jumlah pengunjung dapat dilihat pada daftar hadir.
22
2) Model statistic bulanan/tahunan
Pada dasarnya sama dengan statisti harian,hanya saja kolom tanggal diubah menjadi bulan/tahun dan model statistic bulana/tahunan perlu disertai evaluasi tentang segala sesuatu yang terjadi tiap bulan/tahunnya.(Soejono Trimo.1997:53)
f. Layanan referensi
Layana referensi adalah kegiatan layanan yang berupa bantuan kepada pengguna dalam menunjukkan sumber informasi secara langsung maupun tidak langsung melalui buku sumber dengan tepat dan cepat.(Ibrahim bafadal.2006:133)
Tugas layanan Referensi
a) Memberikan layanan penunjukan sumber informasi atas pertanyaan- pertanyaan yang diajukan oleh pemakai;
b) Bekerjasama secara baik dengan bagian sirkulasi dalam menjawab suatu pertanyaan yang berhubungan dengan kedua layanan
c) Mencatat semua pertanyaan yang diajukan oleh pengunjung;
d) Memberikan penelusuran informasi secara selektif;
e) Menggunakan perpustakaan dengan baik dan efektif;
f) Membina minat baca melalui bahan bacaan referensi dengan bimbingan tertentu;
g) Bertanggung jawab terhadap semua koleksi bahan referensi;
h) Mengembangkan bahan pustaka menjadi Sumber Informasi baru. (http://perpustakaan.upi.edu/index/php?option=com

g. Tata tertib perpustakaan
Tatatertib dijadikan pegangan oleh pengunju7ng maupun petugas perpustakaan.masalah-masalah yang harus dicantumkan dalam tattertib sekolah,yaitu:
1) Jam buka perpustakaan,jam layana sirkulasi;
2) Macam koleksi yang boleh dipinjam dan yang tidak boleh dipinjam;
3) Tatatertib peminjaman,syarat peminjamanm,batas jumlah pinjam,lama peminjaman;
4) Sanksi pelanggaran;
5) Tata tertib selama dalam ruangan;

23
6) Iuran bagi setiap anggota;keanggotaan perpustakaan;
7) Sifat dan status perpustakaan;(Ibrahim bafadal.1992.143)

I. JAM PERPUSTAKAAN

1. Pengertian

Jam perpustakaan adlah suatu jam khusus tersendiri yang didisi dengan kegiatan yang berkaitan dengan pendayagunaan perpustakaan agar lebih efektif dan pelaksanaannya dapat dilakukan secara kurikuler yaitu dengan memasukkan jam ini sebagai jam pelajaran maun\pun no kurikuler yatu dilakukan diluar jam pelajaran.(Soetimah.1991:70)
2. Tujuan
Jam perpustakaan diberikan demngan tujuanuntuk memeberikan peranan aktif kepada perpustakaan sekolahsecara edukaif,dengan memberikan dasar penghayatan dan pengalaman dalam menggunakan bahan pustaka dan bahan perpustakaan untuk perkembangan studi mandiri.(Meilina.2000:54)
3. Fungsi
Fungsi dari jam perpustakaan secara khusus adalah sebagai berikut:
a. Menanamkan pentingnya bahan pustaka terutama buku kepada para pengunjung;
b. Mernanamjkan dan meningkatkan ke gairahan membaca penyelenggaraan;
c. Mwnanamkan perhatian dan penghayatan yang wajar terhadap bahan pustaka;
d. Memberikan bimbingan tentang cara menggunakan bahan pustaka secara efektif;Memberikan pengertian dasar cara penelusuran informasi.(Meilina.2000:54)

4. Penyelenggaraan
a. Materi yang disampaikan,antara lain:
1) Pengenalan murid terhadap buku atau bahan bacaan lainnya;
2) Pembinaan minat dan kegemaran membaca guna mewujudkan murid sebagai”penggemar buku”;

24
3) Penggunaan perpustakaan sekolah dalam kaitan dengan tugas-tugas sekolah.(Soetimah.1991:71)
b. Cara penyampaian
1) Merupakan mata pelajaran khusus
2) Diberikan diluar kurikulum
3) Dikaitkan dengan mata pelajaran lain
4) Diberikan secara berkala menurut kebijakan sekolah.
(Soetimah.1991:71)
c. Pelaksanaan
Yang diharapkan untuk dapatmelaksanakan jam perpustakaan ini adlah kerjasama antara pustakawan dengan staf guru.(Soetimah.1991:72)

J. RUANG DAN PERLENGKAPAN PERPUSTAKAAN

Gedung atau ruangan perpustakaan merupakan sarana yang amat penting dalam penyelenggaraan perpustakaan. Pembangunan gedung perpustakaan perlu memperhatikan faktor-faktor fungsional dari kegiatan perpustakaan. Selain memerlukan gedung dan penataan ruang yang memadai, penyelenggaraan perpustakaan memerlukan sejumlah peralatan dan perlengkapan, baik untuk pelayanan kepada pengguna maupun kegiatan rutin perpustakaan untuk dapat segera dimanfaatkan.
1. Pertimbangan untuk gedung perpustakaan:
a. Lokasi
b. Kebutuhan ruang
c. Tata ruang
d. Kenyamanan
e. Jumlah pengguna (jiwa)
f. Jumlah koleksi
g. Jenis dan macam layanan/ jasa yang diberikan(Ibrahim bafadal.2008.143 )
25
2. Hal-hal yang penting
a. Penerangan; sedapat mungkin, pada siang hari tidak mendapat cahaya matahari langsung, tetapi ruangan cukup terang. Lampu yang digunakan sebaiknya lampu neon
b. System penyejukan (terutama untuk koleksi AV= 25 derajat celcius)
c. Saluran air; jangan sampai menyebabkan kelembapan
3. Perlengkapan perpustakaan
a. Rak untuk koleksi: rak buku, rak majalah, rak bahan AV, dll.
b. Meja dan kursi baca
c. Meja dan kursi petugas
d. Laci atau computer catalog
e. Tempat penitipan tas
f. Perlengkapan kerja: mesin tik, computer, dll.
(http://perpustakaan.upi.edu/index/php?option=com
K. MANAJEMEN SUMBER DAYA PEPUSTAKAAN

1. konsep Dasar Sumberdaya Perpustakaan
Manajemen sumber daya perpustakaan adalah sebuah tindakan yang dilakukan secara terus menerus dan melibatkan semua unsur SDM dalam sistem perpustakaan karena berjalannya sistem perpustakaan merupakan hasil kerja kolektif, bukan perorangan.
Karena SDM adalah kunci utama perpustakaan, maka kualitas perpustakaan ditentukan oleh kualitas SDM pengelolanya. SDM perpustakaan adalah orang yang sangat mengetahui ciri perpustakaan yang ideal dan memiliki keterampilan,.
Untuk menjamin kualitas kerja pustakawan, dia harus ditempatkan pada posisi,

26
peran dan fungsi yang tepat sesuai dengan keahlian dan minatnya (the right man in
the right place). Dengan demikian maka seluruh potensi yang ada dalam dirinya dapat
muncul dalam bentuk hasil kerja, gagasan dan tanggung jawab yang baik
2. Petugas perpustakaan dan tanggungjawab petugas
Tugas dan tanggungjawab kepala perpustakaan yaitu:
1).Membuat rencana program kerja jahunan;
2).Mengadakan penhawasan terhadap kegiatan perpustakaan;
3).Menyusun laporan tahunan;
4).Mengadakn evaluasi kegitan perpustakaan selama satu tahun;
(Ibrahim bafadal.2008:174)

Tugas dan tanggungjawab petugas perpustakaan yaitu:
1).Melakukan pengadaan bahan pustaka;
2).Menginventaris bahan pustaka;
3).Mengklasifikasi bahan pustaka;
4).Membuat label buku;
5).Membuat perlengkapan buku;(Ibrahim bafadal.2008:174)

L. PROMOSI PERPUSTAKAAN

1. Pengertian
Promosi adalh suatu usaha dari pemasaran dalam menginformasiakan dan mempenaruhi orang sehingga tertrik untuk melakukan transaksi produk barang maupun jasa.(Soetimah.1991:75)
2. Tujuan promosi
Tujuan dari promosi antara lain:
a. Untuk menaikkan penjualan dan profit
b. Untuk mendapat pelanggan baru
27
c. Membentuk citra produk
d. Menyebarkan produk kepada pasar yang potensial
e. Mengunggulkan produk dari produk pesaing(Soetimah.1991:75)

3. Strategi kegiatan promosi perpustakaan
Strategi kegiatan promosi perpustakaan,meliputi:
a. Menerbitkan buku pedoman perpustakaan
b. Kontak perornga
c. Menyebarkan brosur
d. Penataan kondisi fisik perpuistakaan
e. Melaksanakan kegiatan pendidikan pemakai(Soetimah.1991:76)

M. PEMBINAAN MINAT BACA

1. Pengertian
Pembinaan dan pegembangan minat baca merupakan kegiatan yang berhubungan dengan pemeliharaan,penyempurnaan dan peningkatan.sedangkan pembinaan minat dan pengembangan minat baca berarti usaha memelihara,mempertahankan dan meningkatkan minat baca siswa.(Hartati.2008:43)
2. Metode untuk menumbuhkan minat baca
a. Usaha untuk menarik pembaca
b. Bimbingan membaca
c. Pustakawan
d. Fasilitas perpustakaan
3. Dimensi dan pengembangan minat baca
a. Dimensi edukatif pedagigik
b. Dimensi social cultural
Dimensi perkembangan psikologi (Hartati.2008:44)

28

N. PELESTARIAN DAN PERAWATAN PERPUSTAKAAN
1. Konsep dasar pelestarian dan perawatan perpustakaan
Pada dasrnya pelestarian dan perawatan mempunyai arti yang sama yaitu mengusahaka segala sesuatu agar tidak rusak,hancur atau punah.
2. Tingkatan –tingkatan koservasi
a. Prevention of deterioration
b. Preservation
c. Consolidation
d. Restoration
e. Reproduction(http://perpustakaan.upi.edu/index/php?option=com
3. Factor kerusakan bahan pustaka
a. Cahaya suhu dan kelembapan
b. Senyawa kimia
c. Bencana rak yang tidak memenuhi syarat
4. Pencegahan kerusakan bahan pustaka
a. Pengamanan
b. Mencegah dari factor kimia
c. Mencegah dari kelmbapan udara
d. Mencegah dari jamur
e. Mencegah dari pencemaran udara
f. Mencegah dari bahaya air dan kebakaran(Noerhayati.1998:72)

29

BAB III
PEMBAHASAN

1. Tujuan dan Fungsi Perpustakaan
Tujuan dan fungsi perpustakaan SMPN 1 Godean pada dasarnya sama dengan tujuan perpustakaan pada umumnya,yaitu memberikan layanan kepada siswa maupun guru dalam memberikan informasi ,tambahan ilmu pengetahuan dan ketrampilan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar yang ada di SMPN 1 Godean.Selain ituperpustakaan berfungsi sebagai sarana edukatif dalam hal ini dapat menunjang penyelenggaraan pendidikan di Sekolah,melatih siswa untuk bertanggungjawab dalam memelihara buku yang dipinjam serta mengembalikannya dengan tepat waktu.
2. Pengorganisasian Perpustakaan
a.Susunan organisasi perpustakaan
Pengorganisaisan merupakan suatu rangkaian pengelompokkan tugas pekerjaan ,tanggungjawab,wewenang yang diberikan kepada seseorang Unsur-unsur organisasi perpustakaan yang ada di perpustakaan SMPN 1 Godean terdiri dari:Kepala Sekolah sebagai penanggungjawab,kepala pengelola perpustakaan dan dua petugas perpustakaan yang bertanggungjawab sebagai pelaksana teknis dan pelaksana layanan terhadap pengunjung perpustakaan.
b.Tenaga perpustakaan
Tenaga perpustakaan merupakan seseorang yang diangkat oleh Kepala Sekolah untuk melaksankan pekerjaan atau tugas yang berhubungan dengan penyelengaraan perpustakaan.Tenaga perpustakaan yang ada di SMPN 1 Godean bukan seorang pustakawan melainkan guru dan karyawan yang diangkat oleh kepala Sekolah untuk mengelola perpustakaan.
Tugas dan tanggungjawab kepala perpustakaan di SMPN 1 Godean yaitu:
1).Membuat rencana program kerja jahunan;
30
2).Mengadakan penhawasan terhadap kegiatan perpustakaan;
3).Menyusun laporan tahunan;
4).Mengadakn evaluasi kegitan perpustakaan selama satu tahun;
Tugas dan tanggungjawab petugas perpustakaan di SMPN 1 Godean yaitu:
1).Melakukan pengadaan bahan pustaka;
2).Menginventaris bahan pustaka;
3).Mengklasifikasi bahan pustaka;
4).Membuat label buku;
5).Membuat perlengkapan buku;
Dalam menjalankan tugasnya,petugas sudah sesuai dengan teori yang ada.Namun dalam pembagiannya antara petugas tenis,petugas pelayanan serta petugas tatausaha belum dapat dibedakan karena terbatasnya petugas.Semua kegiatan dilakukan oleh petugas perpustakaan dengan dibantu oleh kepala perpustakaan.
c.Pembiayaan perpustakaan
Pembiayaan untuk perpustakaan di SMPN 1 Godean dana berasal dari Sekolah dan dari sumbangan wali murid yang diberikan setiap awal tahun siswa masuk Sekolah,ataupun uang yang terkumpul dari hasil keterlambatan para siswa mengembalikan buku.Dana yang tersedia dipergunakan untuk menambah bahan koleksi,biaya operasional perpustakaan (pembuata perlengkaoan buku maupun pelestarain buku),serta perbaikan sarana prasarana.
3. Pengadaan Bahan Pustaka
Pengadaan bahan –bahan pustaka di SMPN 1 Godean dilakukan dengan cara pembelian dan juga sumbangan dari pemerintah daerah.Ketika melaksanakn pengadakan bahan pustaka disesuikan dengan kebutuhan atau permintaan dari siswa dan guru bidang studi.Waktu pengadaan bahan pustaka tidak direncanakan melainkan disesuaikan permintaan atau kebutuhan,namun tetap dengan persetujuan kepala Sekolah.
31
4. Pengolahan Bahan Pustaka
a.Inventarisasi
Penginventarisasian bahan-bahan pustaka di SMPN 1 Godean dilakukan ketika bahan pustaka tersebut datang langsung diinventaris kedalam buku induk inventaris,setelah sebelumnya dicek kondisi bahan pustaka tersbut.Tujuan dari penginventarisasian ini untuk memudahkan dalam pengawasan ternadap bahan pustaka yang dimiliki,selain itu memudahkan petugas perpustakaan dalam membuat laporan tahunan.
Rangkaian kegiatan yang dilakukan ketika menginventaris bahan-bahan pustaka di SMPN 1 Godean,meliputi:
1).Memberikan stempel pada bahan pustaka dengan stempel Sekolah dan stempel inventaris yang berisi nomor yang sama pada nomor yang tertera pada buku induk inventaris.
2).Mendaftar buku-buku yang sudah diberi stempel dan kemudian dicatat dalam buku inventaris.dalam menginventaris penggolongannya dibagi berdasarkan cara pengadaannya.
b.Klasifikasi
Klasifikasi merupakan kegitan kerja mengelompokkan koleksi dengan dengan cara memberikan kode agar koleksi yang sejenis terkumoul menjadi satu.Tujuan dari klasifikasi untuk mempermudah pengguna perpustakaan untuk menemukan pencarin bahan pustaka yang diperlukan.Sistem klasifikasi yang digunakan oleh perpustakaan SMPN 1Godean berdasarkan system klasifikasi persepuluh dewey,yang dikenal dengan nama “Dewey Desimal Classification”(DDC).
Adapun cara yang dilakukan dalam pengklasifikasian,yaitu:
1).Menentukan system klasifikasi;
2).Menentukan subyek buku;
3).Menulis nomor klasifikasi pada buku inventaris;
32

c.Katalogisasi
Katalogisasi merupakan suatu daftar yang berisi tentang keterangan lengkap dari bahan pustaka ataupun dokumen.Katalog digunakan untuk mempermudah dalam pencarian informasi tentang buku apa saja yang ada di perpustakaan.penyusunan kartu katalog diletakkan dalm laci yang disusun berdasarkan urutan abjad.Penggunaan kartu katalog di SMPN 1 Godean sekarang ini kurang dimanfaatkan oleh siswa-siswa,mereka lebih suka mencari buku-buku yang dibutuhkan di almari dimana buku itu diletakkan.
5. Perlengkapan Bahan Pustaka
Perlengkapan bahan pustaka merupakan unsure penting dalam system perpustakaan,dimana bahan pustaka harus dilestarikan karena memiliki nilai informasi.Adapun Perlengkapan bahan pustaka yang ada perpustakaan SMPN 1 Godean,yaitu:
a. Kartu buku dan kantung buku
Kartu buku yang ada di SMPN 1 Godean,yaitu pada pada bagian atas kartu buku memuat keterangan no.klasifikasi ,judul buku dan pengarangnya.Pada kartu buku dibagi menjadi tiga kolam,untuk mencatat nomor anggota,tanggal kembali,dan paraf.Sedangkan pad kantong buku ditulis no.klasifikasi,judul buku dan pengarangnya.Kantong buku ditempelkan pad bagian belakang kulit buku.
b. Lembar pinjam atau slip pinjam
Lembar pinjam yang ada di perpustakaan SMPN 1 Godean,yaitu berupa selembar kertas yang digunakan untuk menuliskan tnggal harus dikembalikannya buku,agar dapt mengingatkan peminjam.lembar pinjam ini kemudian ditempel pada halam belakang buku.Bagian-bagian pada lembar buku yaitu,nama perpustakaan,nomor anggota,tanggal kembali dan paraf.

33
c. Kartu pinjam dan kartu anggota perpustakaan
Kartu pinjam yang ada di di perpustakaan SMPN 1 Godean berupa lembaran kertas,yang berisi nama perpustakaan ,nama dan foto anggota,no.absen/induk,kelas,serta tahun ajaran.Kartu ini terdiri dari kolom-kolom yang berisi,no.urut,tanggal pinjam ,no.induk buku,harus kembali,tanggal kembali,dan paraf.
Cara peminjaman:
Setelah buku yang dipinjam ditulispada kartu pimjam oleh petugas,kemudian kartu pinjam tersebutdi tinggal pada bagian sirkulasi,jadi apabilakartu pinjam sudah tidak berada dalam kotak maka anggota tidak mempunyai pinjaman.Bagian dari kartu anggota di perpustakaan ini yaitu:nama perpustakaan,nomor anggota,nama anggota,tempat tanggal lahir anggota,alamat anggota,serta masa berlakunya kartu tsb.

6. Pengaturan dan Pemeliharaan Bahan Pustaka
a. Persiapan
Untuk mempermudah pelayanan sirkulasi,sebelum buku disusun didalam rak buku,terlebih dahulu ada persiapan yang dilakukan oleh petugas perpustakaan di SMPN 1Godean yaitu buku dilengkapi dengan label buku,kartu buku beserta kantongnya,dan slip tanggal atau lembar pinjam.
b. Penyusunan
Setelah buku-buku perpustakaan didaftar dan di inventaris ke dalam buku induk,diklasifikasi,dibuatkan catalog dilengkapi dengan label buku ,kartu buku beserta kantongnya,slip tanggal dan sudah di sampul.Hal berikutnya yang dilakukan olh petugas perpustakaan di SMPN 1Godean yaitu menyusun buku-buku di rak atau almari buku.Buku-buku disusun menurut klasifikasi golongan buku dan diurutkan berdasarkan tingkatan kelas.Untuk buku-buku fiksi disusun dikelompokkan menjadi satu begitu pula majalah,buku referensi,ataupun kliping.
34
c. Pemeliharaan buku
Dalam rangka memelihara bahan-bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan SMPN 1Godean .Petugas biasanya melakukan dua kegiatan yaitu:
3) Mencegah kerusakan
Untuk mencegah terjadinya kerusakan pada buku –buku ,hal yang dilakukan oleh petugas yaitu dengan membersihkan buku dari buku dari debu,sehingga terjaga kebersihannya dan supaya terhindar dari serangga dan jamur buku diberi kapur barus.Untuk mencegah kelembapan ventilasi atau jendela perpustakaan dibuka sehingga sinar matahari dapat masuk ke dalam ruangan.Selain itu buku-buku diberi sampul agar tadak mudah sobek dan kotor.
4) Perbaikan buku
Usaha-usaha yang dilakukan oleh petugas perpustakaan untuk memperbaiki buku yang rusak disesuaikan dengan jenis kerusakanbuku tsb.Cara yang digunakan misalnya:
d) Menjilid buku yang jilidannya rusak;
e) Memperbaiki buku yang robek dengan menyambung kembali,atau memfotokapi halam yang sobek kemudian ditempel.
f) Menjilid buku yang jilidannya rusak

7. Pelayanan Pembaca
a.Pelayanan sirkulasi
Layanan sirkulasi di SMPN 1 Godean sudah cukup baik.Sistem yang digunakan menggunakan sistem terbuka,yang mana pengunjung diperbolehkan mencari dan mengambil sendiri bahan pustaka yang mereka kehendaki.Keuntungan dari system terbuka di SMPN 1 Godean,yaitu:
1).Pengunjung bebas memilih bahan pustaka yang dibutuhkan;
2).Jika buku yang dikehendaki tidak ada dapat memilih buku yang lain;
35
3).Dapat menimbulkan daya rangsang untuk membaca buku yang tersedia;
4).Siswa-siswa lebih suka melihat-lihat buku daripada mencarinya lewt kartu katalog;
Layanan sirkulasi di SMPN 1 Godean terdiri dari proses peminjaman dan pengembalian bahan pustaka.
1).Peminjaman buku
Kegiatan peminjaman buku di SMPN 1 Godean dilakukan dengan system terbuka .Buku-buku yang akan dipinjam maksimal tiga buah,kemudian dibawa ke bagian sirkulasi untuk dicatat nomor anggota yang meminjam dan tanggal ketika buku harus dikembalikan.
Perlengkapan yang biasa digunakan dalam layanan peminjaman di SMPN 1 Godean,antara lain:
a) Kartu peminjaman
b) Kartu buku
c) Kartu anggota perpustakaan

Selain itu dalam layanan peminjaman terdapat tata tertib yang ada di SMPN 1 Godean ,yaitu:
a) Peminjam buku harus mempunyai kartu anggota perpustakaan ;
b) Tidak diperkenanakan meminjam buku dengan menggunakan kartu anggota lain;
c) Peminjam buku maksimal tiga exsemplar;
d) Peminjam wajib menjaga buku yang yang dipinjam dengan baik;
e) Menghilangkan atau merusak buku perpustakaan menjadi tanggungjawab peminjam;
f) Batas waktu peminjaman selama satu minggu;
g) Perpanjangan waktu peminjaman tidak boleh lebih dari batas waktu pengembalian;

36
h) Pengembalian buku terlambat dikenakan denda;

2).Pengembalian buku
Prosedur pengembalian yang ada di SMPN 1 Godean adalah sebagai berikut:
g) Siswa datang dengan membawa buku yang dipinjam dan kartu anggotanya;
h) Petugas menerima dan memeriksa tanggal harus dikembalikan yang sudah tertera;
i) Petugas mengambil kantong peminjaman sesuai dengan nomor anggota yang tetera pada lembar tanggal;
j) Petugas member tanda ,bahwa buku telah dikembalikan;
k) Petugas mengembalikan kartu buku ke kantong buku,dan kemudian mengembalikan ke rak buku;
Prosedur peminjaman dan pengembalian yang dilakukan diperpustakaan SMPN 1 Godean sudah sesuai dengan teori yang ada,dan sudah berjalan lancar.Apabila pengembalian buku melewati batas waktu yang ditentukan dikenakan sanksi berupa uang denda sebesar Rp 100,- per buku untuk setiap harinya. Pemberian sanksi terhadap pelanggaran sudah berjalan efektif,dan juga tidak memberatkan siswa.Untuk menjaga keamanan buku perpustakaan ,maka setiap anggota yang akan mengambil ijasah harus meminta surat keterangan bebas perpustakaan

3).Laporan Statistik
Untuk mengetahui kemajuan dan dan dinamika perpustakaan perlu adnya data statistic pengunjung perpustakaan dan jumlah buku yang dipinjam tiap harinya.semua data yang diperlukan dapat diperoleh dari bagian sirkulasi,oleh karena itu harus mempunyai catatan tentang data yang diperlukan kedalam laporan narian.
37
Hasil perhitungan statistic pengunjung dan peminjaman buku dilakukan setiap satu bulan sekali,yang kemudian dimasukkan kedalam statistic tahunan untuk dibuat laporan .Dari hasil tesebut dapat diketahui perkembanagan peminjam dan pengunjung perpustakaan. Laporan yang ada di perpustakaan SMPN 1 Godean dibagi menjadi dua macam,yaitu:
1) Laporan jumlah anggota pengunjung dan peminjam perpustakaan sekolah,yang berbentuk lembaran yang terdiri dari kolom-kolom yang berisi :bulan,jumlah anggota,jumlah pengunjung,jumlah peminjam dan keterangan serta bagian bawah terdapat kolom tentang jumlah pengunjung dan jumlah peminjam.
2) Laporan buku yang dipinjam pada perpustakaan yang terdiri dari kolom-kolom tentang ,golongan buku yang dipinjam ,kolom bulan,dan jumlah buku yang dipinjam.
Hasil perhitungan statistic diatas kemudian disajikan dengan grafik,yang kemudian ditempelkan pada papan informasi perpustakaan.
b. Pelayanan Referensi
Pelayanan referensi merupakan jenis pelayana perputakaan yang sifatnya berhubungan langsung dengan pembaca.Tujuan pelayanan referensi untuk memberikan informasi dan bantuan serta bimbingan kepada pembaca yang kaitannya dengan penggunaan perpustakaan.Layanan referensi di perpustakaan SMPN 1 Godean bejalan cukup baik.Koleksi bahan pustaka yang dimiliki sebagai bahan referensi sudah memadai.
Jenis koleksi yang terdapat di di perpustakaan SMPN 1 Godean,meliputi:
1) Buku pelajaran(buku paket) :20
2) Buku penunjang :33
3) Buku rujukan :258
4) Buku non fiksi :26
5) Koleksi bukan buku :68
6) Majalah :15
38
7) Kliping :88
8) Karya tulis lain :50
9) Makalah,laporan :10
10) Surat kabar yang dilanggan :1
11) Peta atau Atlas dunia :20
12) Atlas sejarah(IPS) :200
c.Tata tetib perpustakaan
Tata tertib merupakan suatu peraturan yang dibuat oleh petugas perpustakaan yang dijadikan pedoman dalam penyelenggaraan pelayanan perpustakaan yang ditujukan bagi pegunjung perpustakaan dan bagi petugas perpustakaan itu sendiri.
Tata tetib perpustakaan di SMPN 1 Godean,antara lain:
UMUM
Setiap pengunjung perpustakaan:
1) Wajib mengisi daftar hadir;
2) Tidak diperkenankan membawa tas dan jaket kedi ruang perpustakaan;
3) Tidak diperkenankan makan dalam ruangan;
4) Tidak diperkenankan memindahkan tempat duduk dan alat-alat di ruang perpustakaan;
5) Wajib menjaga ketenangan dan ketertiban di ruang perpustakaan;
6) Dilarang membuat coretan atau tulisan pada buku,majalah,dan ruang perpustakaan:
KHUSUS
1) Buku,majalah dan kliping yang sudah dibaca supaya dikembalikan ke rak semula;
2) Buku referensi,majalah dan kliping hanya boleh dibaca dalm ruangan perpustakaan;

39
Peraturan yang diberlakukan di perpustakaan di SMPN 1 Godean sudah cukup baik karena telah memperhatikan hal-hal yang harus ada dalam tatatertib seperti adanya sifat dan tujuan perpustakaan.
Peraturan peminjam atau keanggotaan,peraturan peminjaman,jumlah buku yabg bias di pinjam,adnya sanksi terhadap pelanggaran tatatertib perpustakaan.

8. Jam Perpustakaan
Jam Perpustakaan adalah jam khusus yang diisi dengan kegiatan yang berhibungan dengan pembinaan dan penggunaan perpustakaan .Jam perpustakaan di SMPN 1 Godean diisi dengan kegiatan memberikan pengertian tentang cara menelusuri informasi sederhana,kegiatan untuk mencari bahan pustaka dengan menggunakan catalog,dan kegitan sirkulasi(peminjaman dan pengembalian)bahan pustaka.

9. Ruang dan Perlengkapan Perpustakaan
a. Ruang perpustakaan Sekolah
Ruang perpustakaan di SMPN 1 Godean berupa ruang kelas dengan ukuran 6×9 meter atau 54 m2,dengan jumlah murid keseluruhan 400 anak lebih.Jumlah kursi yang tersedia hanya 40 buah.Lokasi ruang perpustakaan sangat strategis karena mudah dijangkau oleh siswa dan dekat dengan ruang kelas,selain itu rungan juga jauh dari kebisingan sehingga tidak mengganggu murid yang sedang belajar di perpustakaan.Pencahayaan pada ruangan sangat baik begitu pula ventilasi untuk sirkulasi udara.Luas perpustakaan yang hanya 54 m2 belum sesuai dengan standart yaitu jika jumlah murid lebih dari 400 seharusnya luasnya sekitar 200 m2,sehingga dapat menampung murid lebih banyak.

40
b. Peralatan dan perlengkapan perpustakaan Sekolah
1) Peralatan perpustakaan sekolah
Peralatan perpustakaan dapat dibedakan menjadi dua,yaituperalatan habis pakai dan bersifat tahan lama.adapun peralatan yang ada di perpustakaan SMPN 1 Godean,meliputi:
a) Peralatan tulis
b) Kertas untuk membuat perlengkapan bahan pustaka
c) Buku catatan
d) Buku inventaris bahan pustaka
e) Buku induk peminjaman
f) Kartu anggota
g) Lem,perekat
h) Obat pencegah jamur
i) Mesin ketik
j) Printer
k) komputer
l) stempel
m) daftar klasifikasi
n) papan pengumuman
o) kipas angin
p) jam dinding,dsb.
2) Perlengkapan perpustakaan
Perlengkapan perpustakaan sangatpenting keberadaannya karena dapat menunjang terselenggaranyaperpustakaan sekolah.Penataan perlengkapan perpustakaan harus diseragamkan bentuk maupun warnanya sehingga tampak rapid an indah. Perlengkapan perpustakaan yang ada di perpustakaan SMPN 1 Godean,meliputi:
a) Rak buku
b) Rak majalah
41
c) Gambar garuda,Presiden dan wakil Presiden
d) Meja sirkulasi
e) Almari katalog
f) Papan display
g) Meja kerja
h) Rak kartu pinjam
i) Meja dan kursi baca siswa
j) Almari
k) Rak penitipan barang

10. Manajemen Sumber DayaPerpustakaan
Sumber daya manusia merupakan sumber daya perpustakaan yang paling utama dan paling penting dari semua komponen sistem perpustakaan karena merekalah yang menentukan kemajuan dan kemunduran sebuah perpustakaan dalam menjalankan fungsi dan perannya. Untuk itu kualitas sumber daya manusia juga merupakan kunci utama yang paling harus dimiliki pertama kali. Untuk itupetugas perpustakaan harus mempunyai kemampuan dalam hal layana teknis,pelayanan pembaca ,serta kemampuan dalam memelihara bahn pustaka.untuk membina petugas supaya rajin bekerja hal yang dilaukan di SMPN ! godean yatu dengan memberika gaji atau tunjangan yang cukup,menikutsertakan dalam kegiatan-kegiatan sekolah misalnya pengajian,dsb.

11. Promosi Perpustakaan
Promosi perpustakaan SMPN 1 Godean dilakukan hanya pada saat penerimaan siswa baru ,pada saat orietasi siswa baru.selain itu pada saat guru memberikan tugas dan mewajibkan siswa mencari bahan /materi pelajaran di perpustakaan sekolah.

42

12. Pembinaan Minat Baca
Pembinaan minat baca yang dilukukan di SMPN 1 GOdean bertujuan untuk menumbuhkan minat baca siswa ,sehingga dapat memperluas pengetahuan ,meningkatkan prestasi siswa.pembinaan minat baca bukan saja menjadi tanggungjawab guru maupun kepala sekolah saj namun petugas perpustakaan.dalam hal ini peran dari perpustakkan adlah menyediakan sumber-sumber bacaan yang menarik dan yang dibutuhkan oleh siswa mauoun pengunjung lain.
Strategi yang digumakan petugas perpustakaan dan sekolah di SMPN 1 Godean untuk menarik minat baca siswa yaitu dengan cara :
a. Memperkenalkan buku-buku baru lewat papan display,untuk menarik daya rangsang minat baca siswa.
b. Lomba pengunjungndan peminjam buku terbanyak yang dilakukan satu tahun sekali,dan pengumuman pemenang diumumkan pada kegitan pentas seni sekolah.Hal ini bertujuan untuk merngsang siswa supaya gemar membaca.

13. Pelestarian dan Perawatan Perpustakaan
Hal-hal yang dilakuakan untuk menjaga dan merawat bahan pustaka yang ada di perpustakaan SMPN 1 Godean yaitu dengan membersihakan bahanbahan pustaka dari debu,memberikan penvahayaan dengan baik ,memcegah kelembapan dengan membuka jendela agar udara tidak lenbap,member kapur barus untuk mencegah jamur,

43
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Dalam melakukan pengelolaan perpustakaan harus memperhatikan banyak hal seperti,penggunaan system layanan,keanggotaan ,kemepuan yang dimiliki petugas perpustakaan,tata ruang perpustakaan serta perawatan bahan-bahan pustaka beserta kegiatan-kegiata yang ada di perpustakaan dan peraturan perpustakaan sehinnga tercapai tujuan dari pendirian perpustakaan.selain itu akan tercapai keefisieen dan keefektifan dalam penyelenggaraannya.

B. Saran

Untuk penyelenggaraan perpustakaan hendaknya memperhatikan aspek layana pembaca serta penataan ruang yang baik karna itu mrupakan hal yang terpenting dari suatu kegiatan perpustakaan.
Sealin itu actor petugas juga harus diperhatikan,jangan smpai kekurangan teanga perpustakaan karena akan mempengaruhi penyelenggaraan perpustakaan,selain itu pelayanan informasi juga perlu mendapat perhatian

44
DAFTAR PUSTAKA

Bafadal,Ibrahim.2008.pengelolaan perpustakaan sekolah.Jakarta:Bumi Aksara
Bustari,Meilina.2000.manajeman perpustakaan.Yogyakarta
Mudhoffir.1992.prinsip-prinsip pengelolaan pusat sumber belajar.Bandung:Remaja Rosdakarya.

Noerhayati.1998.Pengelolaan perpustakaan.Bandung:Bumi Aksara
Soetinah.1991.pedoman penyelenggaraan perpustakaan sekolah.yogyakarta:kanisius
Soejono Trimo1992.pedoman pelaksanaan perpustakaan.Bandung:Remaja Rosdakarya
Rusina.2000. pedoman penyelenggaraan perpustakaan sekolah.Jakarta:Djambatan
Hartati Sukirman.2008.administrasi dan supervise sekolah.Yogyakarta:UNY.PRES
(http://massafo.wordpress.com/2008/01/17/pelayanan-perpustakaan-bag-1/)

http://perpustakaan.upi.edu/index/php?option=com

Tentang piliyanti

K.POP LOVERS
Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s